Text
Karena hidup berlalu. Seperti Captain Tsubasa yang kau nantikan tiap sore atau Doraemon yang kau tunggu setiap Minggu. Lalu seiring berjalannya waktu, semua berlalu dan kau tak lagi memperdulikannya. Terkadang terbersit dalam ingatan, tapi kau hanya sebatas mengingat, antusias mu tak lagi sama.
Captain Tsubasa mu dulu digantikan dengan Ao Ashi. Spy x family lebih kau tunggu dibanding kucing gendut dari masa depan itu.
Karena hidup berlalu. Semua yang datang akan pergi, yang pergi akan berganti. Dan hidup selalu menawarkan pilihan, yang pergi akan kau kenang, kau lupakan atau kau jadikan pelajaran.
24/9/22, Ao Ashi (24) episode terakhir.
2 notes
·
View notes
Text
Waktunya mengejawantahkan lirik "dan mimpi yang berganti, kata hati yang menuntun. Dan tak akan terulang."
0 notes
Text
Ambulan berpapasan ambulan.
Ambulan terlihat di depan.
Terdengar suara sirine dari belakang.
Yang dipanggil-Nya pulang semoga diberi tempat yang lapang.
Yang sedang berjuang semoga mampu bertahan. Kembali ke rumah dengan senyuman.
Semoga kekacauan ini segera berakhir. Semoga kabar baik segera datang.
4 Juli 2021
0 notes
Photo
Kali ini yang paling membahagiakan adalah akhirnya yang beliau gambar rencana desainnya, yang dihitung estimasi biayanya, yang diawasi proyeknya adalah rumahnya sendiri.

Biarkan yang ahli bekerja - bukan asritek - bapake
1 note
·
View note
Text
KONTEMPLASI
Mengutip Chairil “nasib adalah kesunyian masing-masing”. Mencoba menanamkan ke diri sendiri bahwa apa yang ditulis Chairil memang benar adanya. Jika tidak ada yang memberi terang, coba cari terang di tempat lain. Jika tak jua kau temukan terang nikmatilah sunyi itu sendiran. Karena tiap-tiap orang sudah punya perangnya masing-masing dan tidak semua orang ingin berbagi nasib dengan mu, terlebih nasib buruk. Bertahanlah di sunyi itu sendirian, Jadilah terang bagi dirimu sendiri. Jika gelapmu telah usai, maka keluarlah dan jadilah terang, jadilah tenang bagi orang lain. Sebagaimana sulitnya dirmu berkelahi dengan kesulitan-kesulitan, jadi lah berarti sekecil apapun jua bagi orang lain. Sebagaimana riwayat Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”. Dan sesungguhnya Hidup hanyalah beralih dari satu kekecewaan ke kecewaan lainnya, jadi biasakan dirimu.
0 notes
Text
Bahagialah dengan hari barumu.
Semakin dewasa kebahagiaan kita kenapa sifatnya transaksional. Harus pergi kesana kemari, makan apa saja yang sedang trendi, beli barang x besok beli yang lain lagi.
Lalu dimana bahagia itu sederhana??
Ketika kecil. diberi kertas kita main basket, kapal terbang, menggambar. Kita ciptakan bahagia kita sendiri.
- MasDew
0 notes
Text
“Enakan ngomongin yang udah-udah atau yang nanti-nanti??”
— - Tanya Hati
1 note
·
View note
Text




Apakah kebersamaan ini akan terus kita nikmati dihari-hari mendatang??
Apakah persahabatan kita akan terus berlanjut diusia kita yang terus bertambah??
Semoga waktu memihak kepada kita, pada hangat canda saat kita berjumpa.
Semoga kisah kita kekal dimasa depan
🎵bersenang-senanglah karena waktu yang kan kita rindukan di hari tua
NB: kurang satu personel an @herusanjaya
0 notes
Text
Celah itu biarkan terbuka satu kali lagi nona. Biar aku coba satu kali lagi. Biar aku coba. Satu kali. Satu kali lagi. Sampai upayaku tak lagi tegak berdiri. Sampai usahaku tak jua menemukan temu. Sampai engkau hanya bisa kurapal dalam doa.
0 notes
Quote
Tuhan, jika pada akhirnya kami tak jua bersama, tolong pastikan kami masih di sisi yang sama
0 notes
Text

Yang menyebalkan dari pulang adalah ditengah riuh rendah tawa kami, cerita nostalgia dan wajah-wajah menahan haru, beliau tak lagi bersama kami.
Beliau tak meninggalkan kami, beliau hanya pulang lebih dulu. Dan esok saat bulan menggantikan peran matahari pada 11 Oktober, tepat 14 tahun Tuhan memintanya pulang. Kami dijadikan pribadi-pribadi yang tangguh meski terkadang keinginan bersandar dalam pangkuannya begitu ingin kami rasakan.
Ya, Tuhan punya rencana-Nya sendiri bukan??
Dan rencana-Nya pasti yang terbaik untuk hamba-Nya bukan??
- Senja Utama Solo, 7 Oktober 2018
0 notes