Text
dan ucapan ‘semoga’ terakhirku; untuk bahagiamu, selalu.
5 notes
·
View notes
Text
ku sambut rindu dalam diam
menikmatinya dalam sunyi
seraya berdoa untuk mengutarakan
0 notes
Text
This is not about me living your life
This is about you being so happy
That you found you again
I’m happy for you
I wish you the best
Take care.
0 notes
Text
Teruntuk kamu;
Maaf, jika mungkin bersama saya banyak hal menyebalkan yang saya lakukan
Maaf, jika bersama saya, saya masih belum bisa menjadi sosok yang kamu mau
Walaupun setiap harinya saya selalu berusaha menjadi seseorang yang pantas membersamai kamu
Saya tau, kamu tidak akan memilih untuk membersamai saya.
Tapi jangan khawatir,
doa-doa yang saya lantunkan tetap sama.
Maaf, kemarin saat perpisahan kita, saya terlalu pengecut untuk sekedar menoleh
Maaf, saya tak pernah pandai untuk menyambut perpisahan dengan baik
Malam itu sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya katakan
Masih banyak sekali hal yang ingin saya teriakkan
Masih banyak sekali hal yang ingin saya lakukan untuk kebahagiaanmu
Tapi anehnya saya selalu diam seribu bahasa setiap kali menatap kedua bola mata yang saya pikir akan bisa saya lihat selamanya
Saya tau ini sulit
Saya tau ini berat
Terpaksa melepas sesuatu yang sebenarnya masih ingin saya lihat
Terpaksa menyerah padahal sebenarnya saya masih ingin berusaha
Tapi,
Terima kasih, pernah ada.
0 notes
Text
Jangan pakai mata dan telinga untuk memahami segalanya, kau mesti pakai hatimu.
0 notes
Text
Tak pernah ada setitik pemikiran untuk menghancurkanmu, apalagi keberanian untuk melakukannya. Tapi begitulah segala yang ‘terlalu’, tidak pernah menjadi baik. Termasuk terlalu mencintaimu. Tak ada setetes saja air mata yang jatuh bukan untukmu. Tak ada secelah saja semesta mengijinkan rasa yang tulus untuk masuk dengan sempurna ke dalam lubuk hatimu. Tapi tak apa. Meskipun kamu tidak membacanya juga, setidaknya aku ingin mengatakan bahwa semua ku lakukan yang terbaik untuk kebahagiaanmu. Jika salah satunya adalah tidak bersamaku, maka pergi dan bencilah diriku. Tapi aku masih disini, membenci keadaan yang tidak pernah berpihak, menunggumu menyapaku sekali lagi. Dan satu lagi; aku bicara tentangmu pada Tuhan, mengharap kebahagiaanmu yang tak pernah bisa ku berikan. Love you, boo..
0 notes
Quote
Masih menunggu datangnya hari di mana kau akan mencintai aku sekali lagi.
(via mbeeer)
2K notes
·
View notes
Quote
Masih banyak yang belum selesai. Masih banyak rencana-rencana yang belum tercapai. Masih begitu banyak tempat-tempat yang belum kita datangi. Masih terlalu sedikit makanan-makanan yang kita cicipi. Masih terlalu sedikit malam yang kita singgahi.Alih-alih menuntaskan; Kau, adalah hati yang belum usai namun dipaksa selesai
(via mbeeer)
2K notes
·
View notes
Text
Seandainya saja aku tau bahwa hari itu adalah hari terakhir kita sama-sama
Seandainya saja aku tau bahwa hari itu adalah hari terakhir aku bisa cerita tentang banyak hal sama kamu
Seandainya saja aku tau.
4 notes
·
View notes
Text
“Soul and intellect are just the same things.”
— Democritus (via quotemadness)
1K notes
·
View notes
Text
Dari semua ego yang telah ku kesampingkan
Melihatmu dengan lengkung bibirmu adalah sebuah pencapaian
Seolah semua harap dan doa ku dijawab tuntas oleh Tuhan
Meski ku tau bukan karena ku
Tapi aku tau ada aku di dalamnya
Berbahagialah
Karena itu tujuan hidup ku untuk selipan hidup mu
Mungkin jika aku masih disana
Derita mu menahan senyum akan lebih lama
Terbanglah
Banyak insan disana yang dapat membuat mu bahagia
0 notes
Text
Riuh dan gemuruh air mata di pelupuk
siap membadai karena kehilangan peluk
Seperti itu yang diam-diam hati sampaikan
Dibalik hangatnya selimut
Meski ku tau, mengerti betul;
Bahwa jarak berkawan baik dengan rindu
Namun tak serupa dengan ingin ku
yang merindu jemari kita menyatu
Terkadang,
Melihatmu baik-baik saja
Menjadi obat rindu kala
aku sendirian saja
Tapi ketahuilah tak ada yang mudah
ketika kepala dan asa telah duduk berdua
Karena dari sanggupnya aku melewati ini;
Ada gemuruh dalam hati
yang membuatku jadi berani
Mengingatkan bahwa semua kembali
pada kiasan berdiri di kaki sendiri
——————————————————
Uhh jarak berkawan baik dengan rindu
Tidak dengan aku tanpa jemari mu
0 notes
Text
Tenang
Aku tidak sebangsat dahulu
Ijinkan aku mengalun kata rindu dengan merdu
———
Dengan benci kita berhasil
Dengan benci kita berjarak
Seperti katamu di malam yang telah lalu
Bahwa melupakan tentangmu
tak semudah kata mereka
Ada bagian dalam dirimu yang begitu melekat
Seperti tak akan pernah terangkat
Hal-hal sederhana yang
tidak ditemukan di dalam insan lain
Seperti ada sisi yang hilang
dan terpapar kosong selamanya
Berbahagialah kamu
Jika temukan yang sama seperti ku
Bahkan lebih sempurna dari diri ku
Selalu ku doakan yang terbaik
Tapi untuk mengganti jiwa mu yang dahulu
Mungkin butuh waktu lama yang
tak pernah ku tau
Dan cerita kita dan mimpi yang hampir sempurna;
Menghilang dari apa yang kita pernah harap nyata.
Namun kita tau;
Bahwa kamu dan aku tak dapat jadi satu
Tapi akhirnya kita;
berhasil—berjarak.
0 notes
Text
Dari semua yang telah patah dan ku buat resah; terima kasih ‘tuk hatimu yang mulia.
0 notes
Text
Terkadang aku masih mencari mu dalam gelapnya malam
Sunyi saat dunia sedang lelap tertidur agar tak ada yang melihat ku menyelinap, termasuk diri mu.
Mencari sisa-sisa serpihan kaca yang masih dapat ku genggam agar kembali berdarah. Hal yang membuat ku sadar ini terluka dan merasakan kita benar-benar hidup dan nyata.
Cinta dan kehilangan masih ada di dalam sana, terkubur dengan benci-benci yang dahulu kita harapkan ada. Bukan kah ini yang kita inginkan?
Tapi tunggu, dari sanggupnya aku menerima ini; ada bagian dalam ku yang menolak ini tetap terjadi. Kita tak seharusnya seperti ini.
Kisah kita yang manis; menjadi tragis.
0 notes