Tumgik
#haora
jjanguri · 8 months
Text
Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media
tastes like chili 🌶️🔥
44 notes · View notes
harihanmaegyu · 1 month
Text
zb1 spoiling 30 seconds of good so bad on tiktok
5 notes · View notes
plasterdrain · 4 months
Text
haorae : stupidly in love with you?
Tumblr media
"should i be a poet to say i love you, because you are the poem." belum sempat dibalas bibir taerae sudah dikecup sekali oleh pacarnya, hitung-hitung mencuri kecupan habis makan manisan gulali barusan. musim panas enaknya bertemu sambil bahas cinta-cintaan. seperti ini, budak roman picisan yaitu zhang hao, pacar kim taerae.
"banyak orang."
"bagus, biar tahu kita orang pacaran, paling mereka cemburu karena melihat kita saling romantisnya." pacar taerae itu setiap saat sayang taerae, cinta taerae, kadang sampai buat taerae jadi kepikiran apakah hao akan merasa kurang padanya? apa segitu banyak hao beri taerae santapan cinta sampai taerae terasa penuh tidak kekurangan sama sekali. apakah memang pacaran selayaknya begitu? "kenapa?"
"gak," bingung ingin mengatakan apa, taerae pasti sudah ketahuan murung depan pacarnya. "aku gapapa."
"kenapa taerae, tadi mukanya sumringah sekarang murung? apa permen kapasnya kurang? aku bisa ngantri sekarang buat beliin kamu dua lagi." tuh kan, zhang hao selalu begitu.
"jangan, nanti kelamaan, kamu ngantri tadi aja berapa lama?"
"hampir setengah jam sih? pegel berdiri tapi abangnya buat gulalinya cepet kok."
"aku mau duduk aja."
"bilang dong kalau capek jalan-jalan."
pasar malam makin ramai saja di musim panas seperti ini, banyak kok yang pacaran bukan cuma hao dan taerae, tapi semesta tahu yang di sini paling spesial. menurut hao begitu, pacaran taerae harus spesial karena taerae itu paling spesial, paling manis, paling cantik, paling tampan. makanya hao suka.
"kamu pernah kepikiran gak?"
"apa?"
"soal kita."
"emangnya kenapa soal kita?" duduk manis berhadapan gini, buat hao sedikit canggung. apalagi nada taerae yang kelihatan banget pengen serius. "I love my baby sweet darling angel child sweetie lovely light of my life little guy angel can-do-no-wrong beautiful offspring."
taerae gak mau pergi, apalagi kalau hao merasa cinta dia kurang. apalagi kalau cowok itu jadi sedih dengan pertanyaan dia barusan. taerae gak mau pacarnya sedih, hubungan mereka masih panjang, benar kata hao. seumur hidup pasti gak akan cukup buat mereka saling mengadu cinta.
sekali lagi tolong perasaan taerae yang seperti ini jauh-jauh saja, tidak baik untuk hati kecilnya, yang berubah jadi pikiran besar. 
"aku gak suka lihat kamu sedih, kita seneng-seneng barusan, taerae kepanasan atau ingin pulang?" taerae geleng. pacarnya pasti tahu apa yang dia sembunyikan sekarang.
"hao..."
"apa?"
"aku tahu kamu itu romantis banget, paling banyak perhatiannya sama aku, bahkan kamu mau menyisihkan waktu buat malam mingguan sama aku sekarang. aku juga tahu kamu kalau quality time itu penting buat kamu. tapi pernah gak kamu ngerasa aku kurang buat kamu? because that's what i felt right now, dibanding kamu, yang selalu effort tuh kamu bukan aku."
"kata siapa?" hao cepat-cepat menimpali, mata cowok itu yang barusan berkelipan paling terang di bawah malam, kini berubah jadi tenang. bukan marah, ataupun buat taerae makin sedih.
"kata aku lah..., zhang hao. kamu dengerin gak sih?!" taerae itu tetap cantik kalau menangis, tapi bukan saat seperti ini, karena buat dada hao sesak sekarang. apapun yang taerae rasakan sekarang, pastikan hao tidak akan pernah merasa kurang.
"aku denger, tapi yang kamu bilang barusan itu omong kosong semua."
"ih?" taerae makin menunduk. "kamu beneran ngerasa aku gak sayang sama kamu."
"sayang." persetan dengan orang yang melirik mereka, tapi hao paling tidak suka kalau taerae menyalahkan dirinya seperti ini. "kim taerae."
"aku sedih, jangan panggil nama."
"sayangku, my sweet little baby duckling. i love you, i love you till the day i die, i love you because you are love, you are what i want, aku gak pernah merasa kurang sedikit pun dari cinta kamu." kini hao sudah mengambil perhatian taerae, "aku gak tahu apa yang kamu rasain, thank you for telling me this, jadi aku tahu perasaan kamu gimana."
"hm."
"aku boleh pindah, duduk samping kamu gak?"
taerae mengangguk, tenaganya habis dengan isi pikiran yang berkecamuk di kepalanya, seperti ini skenario jelek yang ada di kepalanya merenggut taerae yang sedang kencang dengan hao.
"maybe love wasn't enough to tell how much i love you right now, taerae. aku bilang kalau aku gak pernah ngerasa kamu kurang cinta aku, kamu mau dengerin gak?"
"iya... tapi yang jujur."
"masa aku bohongi pacarku."
"kamu pernah bohong makan puding coklat aku." tidak seharusnya hao tertawa dalam situasi serius seperti ini.
"itu sekali, aku lapet sayang, waktu itu kita masih pdkt. gak sengaja nemu pudding tinggal satu di kulkas kamu."
"aku udah maafin kok itu, kamu gantiin dua kerdus, ZHANG HAO DUA KERDUS, banyak banget."
"aku tahu kamu suka banget, sekalian aja jadi stok di kulkas."
memang dari awal zhang hao sudah terlalu cinta, mungkin.
"taerae... now i can tell you how much i love to spend my time with you, aku suka kamu mau dengerin aku seharian ngomong soal apapun bahasan yang aku buat, dari soal bintang-bintang, orion, sirius, and we can yap everything about life, love, universe, and i love you for that. you know i love for things to talk about, bahkan kamu bisa ngerti aku saat ngomong bulan, and how want to be the first person who still the moon for the one he loves." hao tahu taerae sayang padanya, tidak kurang, tidak lebih, cukup buat dirinya tenang.
malam ini masih dengan bulan yang sama, bulan yang waktu itu hao ceritakan ingin ia curi, diberikan pada yang terkasih, kim taerae. jadi kriminal nomor satu karena bulan untuk bumi hilang.
"i say i wanna love you in every universe, gimana?"
"aku juga inginnya ada kamu dalam hidup aku."
"in every constellation on universe, with their verses, i swear will be there to find you and i always known you like we were together for so long, kim taerae, i swear i will never leave you alone."
bahkan kalau selamanya tidak cukup, hao ingin selamanya bersama taerae.
“i love you, zhang hao, you are the one who makes me feel love, you are so full of love, i love you too, might not be forever, but if it’s forever, that will be even better, i wanna be with you till the day i die, i am scared that i am turning blue and you won’t feel the same as i love you before. you are the coolest person i ever know, i love you more.” taerae tidak sampai tega kalau hao akan sendirian tanpanya, bahkan tahu sendiri dirinya juga tidak akan jauh dari pacarnya. "and even in another life, you will be able to find me."
"iyalah, gak percaya sama pacar keren kamu ini?"
"susah percaya sama manusia." 
"betul." usapan di puncak kepala taerae, hao belum selesai sampai di situ, bibirnya dibuat menyatu dengan taerae perlahan, mengikis sisa jarak di antara mereka. malam minggu ini paling enak untuk ciuman di bawah bulan. tenang saja, hao belum siap jadi kriminal. "you can trust this person tho." tapi tetap ada nada tidak percaya diri dari hao. karena soal kepercayaan pasti susah buat manusia.
"haha, after that pudding gate, no."
"kim taerae."
"bercanda." kekeh si manis. "serius, hao, kalau kamu ngerasa aku gak cinta kamu gimana? aku gagal jadi pacar kamu berarti."
"enak aja, tarik cepet kalimat jelek begitu," dengus hao sambil menahan panik. "tarik cepet."
"iya, maaf." pasti satu kecupan dari taerae buat hao memaafkannya. "aku cuma kepikiran dikit."
"kamu kepikiran sedikit buat aku yang bisa kepikiran seminggu penuh nanti."
"dasar." hao lebay, tapi taerae suka. 
"awas aja ya, aku ucapin cinta tiap hari gak kamu jawab."
"harusnya aku yang begitu."
"aku juga mau bilang sayang ke bebek aku satu ini."
bebek. bebek. "bebek?"
"iya, bebek. kamu kalau manyun kayak bebek, pengen aku cium."
"kamu ciuman sama bebek beneran aja, jangan sama aku."
"pacar aku 'kan kamu, bukan bebek."
dipastikan pasangan kita hari ini kembali ke semula, habis ciuman panjang di malam minggu dengan situasi berisik saling ledek, saling cinta maksudnya. 
5 notes · View notes
jebeplanet · 1 month
Text
ZB1 ZHANG HAO + KIM TAERAE ✧ TikTok Update ✧ "GOOD SO BAD" Challenge
5 notes · View notes
siophaoxumai · 1 year
Text
Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media
e-sports player zhang hao and basketball varsity player sung hanbin.
15 notes · View notes
uwuguay · 2 years
Text
this is so sad. it was really unfair for argentina to play against france when they have a clear advantage. european football is so undeveloped and inferior to south american football, of course france would struggle when they usually play against such terrible teams :/
10 notes · View notes
mingyuskim · 25 days
Text
le sserafim better do the crazy challenge with hanbin
Tumblr media
1 note · View note
haedgaf · 1 year
Text
i fear i’m locked in this jebiwon shit for life…
0 notes
robexo01 · 3 months
Text
Fly Ash Brick Making Machine in West Bengal
Tumblr media
Company Overview: Robexo Industries is a Manufacturer, and Supplier of Fly Ash Brick Making Machine in West Bengal, India. Fly ash brick making machines are at the forefront of sustainable construction technology, providing an eco-friendly alternative to traditional clay bricks. These machines utilize fly ash, a byproduct of coal combustion in power plants, to produce high-quality bricks that are durable, cost-effective, and environmentally friendly. Choosing the Right Fly Ash Brick Making Machine When selecting a fly ash brick making machine, consider the following factors: Production Capacity: Ensure the machine can meet your required output levels. Automation Level: Choose a machine that fits your desired balance between automation and manual operation. Budget: Consider the initial investment and ongoing operational costs. Space Requirements: Ensure you have adequate space for installation and operation. Technical Support: Opt for manufacturers that offer reliable after-sales service and technical support. Advantages of Fly Ash Brick Making Machines Sustainability: Contribute to environmental conservation by utilizing industrial waste. Cost Efficiency: Lower material costs and energy consumption translate to significant savings. High Quality: Produce bricks with excellent strength, uniformity, and durability. Market Demand: Growing preference for sustainable building materials increases market opportunities. Applications: Ideal for a wide range of construction and building projects, including: Residential housing Commercial buildings Road and infrastructure projects Landscaping and paving Industrial facilities Agricultural structures Robexo Industries is Fly Ash Brick Making Machine in West Bengal, India Including Alipore, Alipur Duar, Asansol. Baharampur, Bally, Balurghat, Bankura, Baranagar, Barasat, Barrackpore, Basirhat, Bhatpara, Bishnupur, Budge Budge, Burdwan, Chandernagore, Darjeeling, Diamond Harbour, Dum Dum, Durgapur, Halisahar, Haora, Hugli, Ingraj Bazar, Jalpaiguri, Kalimpong, Kamarhati, Kanchrapara, Kharagpur, Cooch Behar, Kolkata, Krishnanagar, Malda, Midnapore, Murshidabad, Nabadwip, Palashi, Panihati, Purulia, Raiganj, Santipur, Shantiniketan, Shrirampur, Siliguri, Siuri, Tamluk, Titagarh. For more information and inquiries, feel free to contact us. View Product: Click Here Read the full article
0 notes
janghaos · 1 year
Text
why is each and every hao dynamics are so heartwarming and precious
1 note · View note
jjanguri · 1 year
Text
Tumblr media Tumblr media Tumblr media
no babygirls babygirl more than haobinrae babygirl
69 notes · View notes
possession-swapbody · 11 months
Text
Todo queda en familia
Saben tengo un secreto muy especial que nunca le he contado a nadie, ni a mi propia familia, cuando era adolescente encontre algo inusual, un libro con un montón de echizos y encantamientos, aunque no los probé, hasta entrar a la universidad, saben estudiar arquitectura era extremadamente cansado, así que un día que recordé el libro decidí usar un e hizo para ayudarme, vi al nerd de la clase y recite un encantamiento, 5 minutos después lo tenía haciendo mis tareas, claro habían muchos echizos pero solo logro me llamola atención, un echizo que podía darme el control del cuerpo de alguien más, pero había un problema, yo y esa persona teníamos que estar desnudos, debido a eso no había tenido oportunidad de probar el echizo hasta hace 5 días, mi primo estaba cumpliendo años así que hizo fiesta, como se había echo tarde me dejo quedarme en su casa.
Yo me estaba hospedado en su sala ya que su casa solo tenía 2 cuartos y el otro lo había echo su cuarto de estudio ya que el era foráneo pero no quiso quedarse con nadie de la familia. A mitad de la noche me desperté ya que escuchaba un ruido de rsguños provenir de su cuarto, me levante a ver que era y era simplemente un gato arañando la ventana del cuarto de primo, se que no devi ver pero mi primo estaba acostado desnudo, no sabia que el dormía desnudo y cuando había visitas, pero viendo que el destino me dio una oportunidad perfecta no la iba a desperdiciar.
Abrí completamente la puesta con cuidado de no hacer ruido, me acerqué a su cama mientras pronunciaba el echizo de la manera más silenciosa posible, pero cuando estaba a punto de terminar el se volteo boca arriba así que rápido me escondí a los pies de su cama pero no se despertó pues siguió durmiendo.
Sali de mi escondite improvisado y me subí arriba de el quedando mi rostro a pocos sentimientos del suyo, sentía sus lentas respiraciones, y a la vez yo sentía como mi cuerpo comenzaba a frufir los efectos del echizo, pues un hormigueo recorría mi espalda, entonces procedí a terminar el echizo, comencé poniendo mis pies sobre los suyos y lentamente se estaban undiéndo, luego mis rodillas y después senti como mi pene se estaba poniendo do duro al tocar el de el, su cuerpo tenía la misma reaccion y entonces sus ojos se abrieron pero tenía una mirada de que no comprendía lo que pasaba, así que me di prisa y aventé el resto de mi ser sobre el suyo hasta que todo mi cuerpo desapareció dentro de él, sentía como tomaba control poco a poco de cada uno de sus músculos, como poco a poco sentía la sensación d la sabada bajo la espalda pero también sentía como mi primo se resistía un poco.
Tumblr media
Me tomo unos cuantos segundos tomar completo control de el, me levante y me mire en el espejo era increíble lo que veía, yo haora era Fernando, toque su cara y luego su pecho, entonces vi como estaba duro, estar en su cuerpo me exitaba, era tan extraño ser más alto, tocar su pecho y sentía como mi nuevo cuerpo rogaba que lo vadiara, así que tome mi nueva polla y comencé a bombear, la sensación era tal que solté un gran gemido de placer, sentía como poco a poco su cuerpo pedía más, así que bombear más rápido con ambas manos, hasta que sentía como un temblor recorríahasta su espalda, haciendo que me saqueada y con una mano seguía bombeando, mientras que con la otra comenzaba a masajes su pecho, ese fue el detonante que hizo que toda su semilla saliera disparada por todo mi pecho y mi cara, lo probé y luego lo frote por mi abdomen, en eso sentía como si su conciencia quisiera salir un poco, así que rápidamente me decidí a salir de él, me acosté boca abajo y pronuncie el e hizo para abandonar su cuerpo, salí disparado hacia el piso y corrí a la sala donde me vestí y luego espere a que se escuchara un ruido proveniente de el, entonces me dirigí a fuera de su cuarto y fingí que en realidad iba al baño que quedaba despues de su cuarto y que como su puerta estaba abierta lo vi por accidente, pero, solo quería ver como reaccionaba a encontrar su cuerpo así, el se sonrojo de la vergüenza que yo lo viera así, ya que no parecía recordar nada más que el masturbandose, me rogó que olvidara lo que vi, claro no sabe que yo cause que el este así, por lo que solo le dije que no se preocupara pués todo queda en familia.
..................................................................................
Hola, les comparto este borrador que tenia guardado ya hace tiempo, debido a ciertos asuntos los cuales me dejan sin tiempoo libre quizá no publique historias seguido, pero trataré de traerles historias más seguido
.
185 notes · View notes
vicky117 · 1 month
Note
Como serian los guardias visitando la playa del Perú?
Tumblr media
sería algo hací (?)
Tumblr media
Este es un dibujo antiguo y dato que lo del fondo es la linda foto que tome de la playa de las conchitas aunque...haora está bien pinche susia..
20 notes · View notes
teaxeee · 1 year
Note
please give us your thoughts on haorae threesome, bc i cant get it out of my mind, also love your works mwah
AHH THANK YOU!! I'm slowly catching up on my asks hehe
They'd really get you worked up, Taerae kissing all over your neck and marking it up as Hao fingers you, making you a whimpering and moaning mess for them, later on Taerae eating you out as Hao fucks your mouth, they'd do ANYTHING to make you their dumb little slut :( They'd later fuck your cunt at the same time as Hao calls you his good girl while Taerae wipes off the tears streaming down your cheeks, telling you how good you're taking in their cocks as they fill you up with their cum, while you get overstimulated and beg for more just cause you got way too needy
67 notes · View notes
plasterdrain · 4 months
Text
cinta kita dirayakan di semesta ini.
Tumblr media
haorae au.
hari ini dengan dunia yang sedang panas-panasnya bersama segelas americano dingin yang dibabat habis dalam waktu lima belas menit, bersama lagi dengan background musik yang terputar dalam kafe, terputar close to you dari carpenter (kapan terakhir taerae dengan ini, ya) mengingat sekarang taerae sekarang di sini hanya ingin ngadem di kafe kampusnya.
taerae sendirian, menunggu seseorang juga tidak mungkin pasti hao masih kelas, dan sekarang isi kepalanya juga berisik saking panasnya dunia satu ini. mengapa tidak setiap sudut jalan ada kipas angin besar yang hembuskan angin biar taerae tidak marah-marah terus karena kepanasan. bahkan seiring lima belas menit berlalu lagu yang sama masih terputar. "mas lagunya gak diganti?"
"yang megang spotify-nya bukan saya, mas." taerae mengangguk, sejujurnya ia tidak mau makin rindu sama hao karena diputar lagu ini terus. kemana sih pacarnya yang satu itu, panas-panas gini buat taerae kangen. biar dikipasin, tentu bukan gitu dong... "mas, gak suka lagunya kah?"
"sukaaa... tapi." taerae hanya hampir berbisik kalau ingat bahwa pas sma prom date-nya taerae itu hao. mengapa hao ada di setiap segi pikirannya sekarang. apa karena efek kepanasan, ya? "gajadi mas, jangan diganti lagunya."
"baik, mas."
bahkan taerae sekarang sudah memesan gelas kedua dengan americano yang sama, es dua kali lebih banyak agar bisa dicemili, tapi panasnya belum reda, malah buat sakit gigi saja ngunyah es kebanyakan.
"pacarkuuuuuu~" kalau yang terdengar suara siapa itu, taerae tahu jelas yang baru masuk ke kafe ini, jujur tempat ini tidak kecil, tapi pasti terdengar jelas seluruh ruangan. "kok sendirian?"
mau tidak mau menengok melihat kedatangan hao yang ke arah mejanya, taerae sendirian dan keringat masih bercucuran di pinggir dahinya. "ngadem, perpus ac nya mati, jadi gue lari ke sini. ketemu lo juga."
"marah ketemu gue di sini?"
"panas, hao..., jangan ngajak ribut." dengus taerae lihat gelas kopinya yang sudah tinggal setengah. setidaknya lebih tenang karena panas dalam tubuhnya sudah reda sedikit. apa karena hao ada di sini? tidak juga, nanti pacarnya pasti berisik. jelas-jelas hao dari awal berisik mengemukakan pacarku semenit yang lalu.
"kasian... mau beli eskrim? mau gue beliin."
"beliin..."
"masih kepanasan?"
"udah gak gitu kok."
"okay."
"dateng sendirian?"
"sama jiwoong, ada jeonghyeon juga."
"udah sama temen lo sana."
"gak."
"terus?"
"mau sama pacar, lebih penting pacar gue gak kepanasan dulu, udah di bawah ac masih aja keringetan gini, kasian banget..." hao mengusap sisi pipi taerae. dunia memang lagi panasnya, tapi hao tiba-tiba baik saja begitu lihat pacarnya di dalam kafe yang sama. melihatnya begitu tahu kehadiran hao yang datang di situasi yang sama.
"lo juga kepanasan tuh."
"memang... gue cariin lo di perpus tadi, gue kira pulang sendirian, kasian bocah satu ini kepanasan kalau pulang sendiri."
"sebel."
"iya..."
"belahan dunia lain enak banget lihat northern lights, aurora dimana-mana, kita cuma dapet heatwaves-nya doang. sebellllll."
"lo marah dari tadi karena ini?"
"nggaaak, bukan gitu... tapi kayaknya efek kepanasan deh, makanya jadi sensi. maaf ya, zhang hao."
"wajar sih, panas bisa buat lo marah, cuma takut aja berubah jadi hulk."
"jangan sampe gue lempar gelas ke muka lo."
"mas, lempar gelas ganti rugi selusin ya mas..." kata barista yang mendengar percakapan mereka terakhir.
"maaf mas, pacar saya bukan hulk kok."
"zhang hao!"
"ampun sayang... mas es krim lagi mas," ucap hao pelan, menarik gelas jauh-jauh dari taerae, pertama dia gak mau mukanya luka dilempar gelas, tampan gini masa lecet karena gelas, kedua SELUSIN GELAS, duit dari mana beli gelas yang sama dan besar sama seperti di kafe ini.
"iya, mas, saya siapin dulu... bentar ya mas, jangan marah duluuu. jangan kasih kita rating jelek di google ya, mas." barista yang mewanti-wanti yang malah bumerang pada kafe mereka. 
"tuh, lo buat orang panik."
"lo nyebelin." dengus taerae, mulutnya dibuka menunggu hao menyuapi es krim vanilla kesukaannya. pacarnya mau saja seperti ini. "apa senyum-senyum?"
"gakpapa."
"ini mas es krimnya, kasian ya pada kepanasan, saya seharian di sini jadi gak tau sepanas apa di luar."
"serius mas, keluar aja lima detik, pasti kayak dia nanti, mau berubah jadi hulk."
"bercanda banget nih mas hao." barista barusan tertawa sebentar sebelum akhirnya kembali ke belakang takut-takut dibalas tatapan tajam dari seseorang di sebelah hao.
zhang hao tidak takut mati, tapi bisa mati kalau ditusuk tatapan tajam pacarnya.
"lo buat orang takut."
"bagus."
"kira-kira ini lagu diputar berapa kali ya?"
"tadi udah nanya sama baristanya, tapi dia gak tau yang pegang spotify-nya."
"oh, mungkin diputerin buat kita." pede itu nomor satu dalam hidup hao. "inget gak?"
"apa?"
"gue putar lagu ini biar lo gak kesepian, terus close to you udah jadi lagu kita bertahun-tahun." ngomong-ngomong soal lagu kita, bagi hao dan rae lagu ini dan mungkin bagi seluruh orang di belahan dunia lain jadi lagu penting di hidup mereka. "terus lagu ini juga yang diputer pas kita prom, lo jadi prom date gue, taerae, masa lupa sih..."
"gue jadi prom date lo karena lo ditolak sama naeun waktu ngajak dia."
"bukan, lebih tepatnya gue yang nolak dia, karena gue pengennya prom date sama lo."
"apa sih?"
rahasia bertahun-tahun yang hao simpan, kini terbongkar karena sebuah lagu yang diputar berulang kali dalam situasi tidak mengenakkan. seperti sekarang heatwaves yang menyerang belahan equator.
"gue awalnya gak mau kasih tau, jadi gue simpen seumur hidup aja, tapi lagu ini diputar lagi, jadi inget masa lalu."
"nyebelin. jahat banget."
"kok jahat?"
"jahat karena nolak naeun..."
"astaga... kan udah kejadian tahun-tahun lalu."
"padahal gue gakpapa gak ada prom date." ingat masa sma bagi taerae yang hidupnya jadi sahabat kecil hao terus-terusan hingga kuliah akhirnya mereka pacaran.
"gue maunya prom date-nya elu, kim taerae."
oh to be loved is to be known. kalau waktu itu hao tidak percaya karena pasti taerae akan menolaknya, mungkin rahasia ini tidak pernah ada. entah waktu itu apa yang hao pikirkan, yang ia tahu bahwa datang ke prom harus mengajak seseorang yang paling ia sukai. termasuk taerae di situ, ia suka taerae.
"tapi..."
"kalau bukan lo gue gak mau." taerae sadar kalau bukan karena hao jadi prom date-nya waktu itu mungkin kenangan itu akan dihapuskan dalam kepalanya. takut kalau tidak ada hao di dekatnya. "all i ever wanted is someone who is close to me, dan waktu itu gue suka sama lo, lagian waktu itu ngajak temen as prom date itu gue doang. bonusnya, orang keren ini ngajak lo."
"nyenye, barusan gue liat poster 'dilarang orang gila' deket sini, mungkin lo nyasar."
"nyasar di hati lo."
"bukan mental institut."
"cuma lo doang yang terima kegilaan gue."
"sadly yes." dengus taerae dibalas dengan tawa jenaka hao, mengusap puncak kepalanya. sedikit membaik karena taerae tidak lagi kepanasan. mungkin karena hao ada di sini, buat dirinya jadi lebih tenang.
"to be loved is to turn around, mau sejauh apa gue mencari ke yang lain, tapi gue jatuh hatinya sama lo, taerae. yang mau menerima gue apa adanya. and you always have to believe me that i would turn around to you."
"and everytime i call you, every time i think of you, you always come to me," mengingat taerae yang beberapa waktu mencari pacarnya.
"hm, seperti itu."
"all this time lo cuma pengen ngebuktiin hati lo suka sama gue atau gak."
"until at this point i realise i need your prove, not even god can prove me how much i love you, taerae, i'm just human, i will turn back to you, karena gue sayang sama lo, pengen sama lo. kenapa harus istimewa dulu kalau sama lo, i wanna be with in every occasion penting atau pun gak."
"bisa-bisa gue nangis jelek, kalau lo bicara romantis terus, hao." senyum paling lebar dari taerae, yang pasti hao diseluruh suasana hatinya, kadang marah, romantis, sedih, semuanya ada. karena ia mau hao ada di setiap segi hidupnya juga. sampai mati juga. "you make me feel better."
"orpheus jatuh cinta bukan semata-mata manusia bisa abaikan cinta itu sendiri."
"no one brave enough as orpheus, hao. mereka tragis bukan semata-mata orpheus menoleh ke eurydice, lebih dari sebuah kata peduli dan cinta."
"i know. mungkin gue bukan orpheus tapi gue gak bakal abaikan lo sebagai cinta itu sendiri, taerae. you are my eurydice, outside the tragic story, our life will be long and last, i can prove it to you, not even a god can steal you from me."
"we won't be end tragic. gue akan pastikan cinta kita banyak bunganya seperti eden, akan terus bermekaran, akan selamanya bahagia." bagai takut diserang petir, taerae tidak akan siap kalau hao pergi darinya, taerae tidak akan siap kalau hao mendahuluinya, tanpa bergandengan tangan. taerae takut mereka berakhir seperti pasangan lainnya. "even if we are like every sad song and old tale, akan dipastikan cinta kita dirayakan seluruh dunia. like orpheus' song to eurydice."
taerae tahu semuanya tidak akan berjalan mulus kalau sendirian, apalagi mereka masih muda dan sama labilnya, tahu sendiri anak muda banyak ego yang harus dipuaskan, bukan sekedar cinta. mereka masih tetap lapar akan nafsu dunia yang digadang-gadangkan semesta demi dapat surga. tapi bukan berarti taerae lupa. ada pacarnya yang harus ia rayakan, cintanya pantas diumumkan seluruh dunia, buktikan ada lagi manusia yang bahagia. untuk saat ini.
"sayang, es krimnya mencair..."
"gue udah gak kepanasan lagi, kok."
"lo merah gak cuma di tempat tidur aja, ya."
"zhang hao..."
"bercanda, gue kangen. pengen ciuman tapi kita masih di luar."
sekejap saja, bahkan orpheus dan eurydice bisa merayakan cintanya pada dunia sebelum akhirnya tragis menimpa. meskipun hanya sebentar, hao tahu bahwa taerae satu-satunya untuknya.
"pulang."
"lo makan es krim banyak banget, rae."
4 notes · View notes
coneink · 1 year
Note
Haora mark empieza a escuchar a aidan repetir su nombre hasta que despierta de un transe en el que se habia imaginado todo eso mientras estaba en la puerta con aidan aun afuera
Ostia pero— y esto!?
Esperen esperen!, supone que la persona más esquizofrenia soy yo no ustedes
Tumblr media
39 notes · View notes